Mengenal sekilas tentang Intelijen di Indonesia

Intelijen memiliki watak sebagai a professional with one client – profesi yang mengabdi hanya kepada seorang klien. Istilah tersebut mencerminkan bukan hanya sekedar keunikan intelijen, tetapi juga keterkaitan berbagai perannya dengan fungsi-fungsi dari keamanan nasional, diantaranya:

  1. Membina kepastian hukum (legal surety);
  2. Membina ketentraman dan ketertiban masyarakat (civil order);
  3. Menegakkan hukum secara paksa (law enforcement);
  4. Membangun kemampuan pertahanan (defence capability);
  5. Melindungi masyarakat dari berbagai bencana, baik karena alam,kelainan, maupun kesengajaan (public safety from disasters);dan yang terakhir,
  6. Memelihara keamanan negara (state security);

Masing-masing fungsi diatas memiliki ciri masalah dan ancaman sendiri-sendiri, dimana natinya akan menuntut spesialisasi penanganan terhadap masing-masing masalah dan ancaman. Spesialisasi intelijen terhadap fungsi-fungsi dari keamanan nasional tersebut dimanifeskan ke dalam crime and law enforcement intelligence.

Fungsi berikutnya adalah defence intelligence yang dilaksanakan oleh badan-badan intelijen pertahanan, mulai yang terbatas pada lingkup intelijen daerah pertempuran, sampai kepada intelijen lingkup strategis.

Meski ada spesialisasi pada berbagai badan intelijen untuk beragam kepentingan sebagai realisasi fungsi keamanan nasional, kepentingan-kepentingan ini tetap memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Untuk lebih jelasnya bisa di baca di :

Buku pengenalan dunia intelijen ini ditulis oleh Letjen (Purn) Z.A. Maulani, (Mantan Kepala BAKIN), dimana beliau menyajikan dengan cukup jelas tentang bagaimana pola dan cara kerja intelijen yang oleh sebagian kita masih bersifat misterius.

Selamat menikmati. 🙂

5 Comments

  1. hanif

    Sayangnya intelejen negara kita cuma BIN ya? sepertinya perlu ditambah seperti amrik. Agar lebih efisien fungsi tugasnya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *